TIGA NYAMUK, CUKUP!

•March 3, 2008 • 1 Comment

Prinsip lebih baik makan memikirkan shalat dari pada shalat memikirkan makan, aku akui benar-benar manusiawi, bukan sekedar tameng untuk menghindari kewajiban shalat. Awalnya aku sudah menyusun strategi jitu malam itu, aku berencana makan malam dulu sebelum shalat maghrib dengan alasan nanti ketika ngaji bisa on time dan tenang karena perut sudah diisi penuh. Seperti banyak orang bilang kita hanya bisa membuat rencana Allah yang menentukan. Begitu juga dengan rencana ku, berhubung keburu masuk waktu shalat maghrib, lagian juga anak-anak nggak ada yang mau diajak makan ya…… terpaksa-nya harus kuat-kuat memegang prinsip, bagaimanapun shalat itu jauh lebih penting dari makan malam, tapi tetap saja dalam hati mungkin tepatnya dalam perut tidak bisa menyembunyikan rasa lapar ku malam itu. Aku tersenyum sendiri, menertawakan ke-Idealis-an prinsip hidup ku, segitu kah batas kesabaran ku????

Continue reading ‘TIGA NYAMUK, CUKUP!’

Sorry Tuhan….

•November 1, 2007 • 3 Comments

Sorry Tuhan aku menyayangi hamba-Mu yang Engkau cintai,

aku tahu Engkau Maha pengasih, penyayang dan Maha mengetahui segalanya

termasuk apa yang ada dalam hatiku,

iya..!! Engkau pasti tahu

aku ingin Engkau percayakan hamba-Mu itu untuk aku sayangi…

Swear…!!! aku sayang dia

aku ini milik-Mu, dia juga milik-Mu

tidak ada kata sulit bagi-Mu  untuk menyatukan kami

aku tahu Engkau sayang aku… ;-) dan juga dia

aku ingin Engkau berikan “zat cinta-Mu” kepada dia, aku, kami

Engkau sayang kami kan Tuhan…?

aku yakin itu!

Maha Pengasih Maha penyayang itulah Engkau Tuhanku

Please…….yaa Alloh…Please!!!

sempurnakan “zat cinta-Mu” untuk kami..

kami dalam kehendak dan kekuasaan-Mu,

kami hamba-Mu,  hamba yang ingin Engkau cintai

satukanlah kami

Yaa..Rahman

Yaa…Romin..

amien… :-l